Bahagia itu dekat!

Ada seorang sahabat yang punya kebiasaan yg agak "langka".  Kalo beli sesuatu dari pedagang kecil, dia tidak pernah menawar, malah seringkali memberikan kembalian pada penjualnya.

Pernah suatu hari saya ikut naik mobilnya, mampir di SPBU.
Dia berkata kpd Petugas SPBU : Tolong diisi Rp 95 rb saja, sang Petugas merasa heran, dan bertanya: “tidak sekalian Rp 100 rb saja pak ?”, “Gak apa2, isi saja Rp 95 rb”, balas kawan saya. 

Selesai mengisi bensin, kawan saya memberikan uang Rp 100 rb. dan berkata: “ambil saja kembaliannya.”
Sang petugas SPBU seperti tidak percaya. Ia pun berucap: “wahh,, Terima kasih Pak.." Senyumnya mengembang senang.

Saya tertegun dengan perilaku kawan tersebut dan bertanya : “Sering melakukan hal seperti itu?” Kawan saya menjawab: “aku kan tidak selalu bisa mengikuti semua perintah Allah. Jadi kadang2 kulakukan hal-hal kecil yang bermanfaat, rasanya kita tidak akan jatuh miskin jika bersedekah 5 ribu. Uang 5 ribu itupun tdk akan membuatnya kaya tapi yang pasti membuat hatinya bahagia.

Saya termenung, rupanya ini yg sering para 'bijak' sampaikan,, yakni : Hiduplah tiap hari seperti matematika kehidupan...

1. Mengalikan (x) kegembiraan,
2. Mengurangi (-) kesedihan,
3. Menambahkan (+) semangat,
4. Membagi ( : ) kebahagiaan, dan
5. Meng-quadratkan kasih sayang antar sesama.

Ternyata....
Bahagia itu Dekat.., dan juga mudah